June 7, 2018

Cairnya Es Abadi

Faktor X dalam pemanasan global.

Bahaya Cairnya Es Abadi

Es Abadi / Permafrost adalah area dimana tanah selalu beku semenjak beberapa (minimal dua abad lamanya) abad silam, 24% dari belahan bumi sebelah utara dan sebagian kecil dari belahan bumi bagian selatan berwujud permafrost. Di dalam dunia yang normal, hanya lapisan aktif dari permafrost (lapisan terluar) yang akan mencair di musim panas, sedangkan lapisan di bawahnya tidak akan pernah mencair. Beberapa studi12 terkini telah menunjukkan bahwa fenomena cairnya permafrost ini akan mengeluarkan lebih dari beberapa milyar ton gas karbon ke atmosfir. Bila karbon dilepaskan dalam wujud senyawa CH4 atau Metana (dapat pula dilepaskan dalam wujud CO2) akan berdampak luar biasa besar bagi pemanasan global, mempercepat pemanasan dan turut menambah kadar karbon di atmosfir dengan mencairkan lapisan permafrost di tempat lain (feedback loop). Bahaya lain pula adalah dengan mencairnya lapisan es ini, bumi akan kehilangan sekitar 4,8 kilometer persegi area daratan terutama di daerah dekat pantai, dimana sebagian besar penduduk dunia hidup.

Bagaimanakah Permafrost Mengandung Karbon Sebanyak Itu?

postpicture

Karbon terkubur di dalam permafrost lewat proses yang mengambil waktu ribuan tahun. Misalnya, pada zaman es terakhir, lembaran-lembaran es raksasa menutupi sebagian besar dari semua benua di bumi, dalam proses membesar dan menciutnya mereka, lembaran tersebut menggesek dan mengikis bebatuan yang terdapat di permukaan bumi, membentuk debu-debu halus. Debu-debu halus ini kemudian akan disimpan di dalam tanah lewat angin dan hujan3 menjadikan tanah (yang beku) semakin tebal. Tanaman dan organisme yang turut membeku di lapisan bawah es tidak bisa membusuk, menambah kadar karbon dari lapisan es di bawah lapisan aktif. Setelah proses tersebut berjalan, di masa ini kandungan karbon di dalam es melebihi kandungan karbon di atmosfir bumi. Lebih dari dua kalinya untuk lebih tepatnya.

Dampak Lain

Seperti yang telah kami sebutkan di paragraf awal, terdapat beberapa dampak buruk mencairnya lapisan permafrost ini bagi planet kit. Terdapat pula beberapa dampak yang belum kami sebutkan seperti:

  • Tanah menjadi tidak stabil, dapat dilihat di Alaska baru-baru ini.
  • Potensi untuk kembali hidupnya bakteri-bakteri dan virus-virus purba yang mungkin tidak pernah kita temui, dan kekebalan tubuh kita tidak mengenalnya.

  1. Walvoord, Michelle A. , Striegl, Robert G, Increased GroundWater to Stream Discharge From Permafrost Thawing in the Yukon River Basin: Potential Impacts on Lateral Export of Carbon and Nitrogen. Published in June 2007 by Geophysical Research Letter. [return]
  2. Edward A.G. Schuur, Jason G. Vogel, Kathryn G. Crummer, Hanna Lee, James O. Sickman, T.E. Osterkamp, The Effect of Permafrost Thaw on Old Carbon Release and Net Carbon Exchange From Tundra. Published in 2009 by Macmillan Publisher Ltd. [return]
  3. https://nsidc.org/cryosphere/frozenground/methane.html [return]