June 7, 2018

Gas Rumah Kaca

Apa Itu Gas Rumah Kaca dan Efeknya bagi Lingkungan Kita.

Apakah Gas Rumah Kaca Itu?

Gas Rumah Kaca (Greenhouse Gas / GHG) adalah gas yang memerangkap panas di atmosfir. Efek utamanya adalah membuat planet semakin panas daripada seharusnya. GHG mengijinkan radiasi gelombang pendek (shortwave radiation) dari matahari untuk melewati atmosfir, normalnya sebagian dari energi radiasi ini akan dipantulkan kembali ke ruang angkasa, namun hadirnya gas rumah kaca akan membendung radiasi tersebut, menyerapnya, dan mengembalikannya ke permukaan bumi, membuat permukaan bumi kita semakin panas. Perlu diketahui bahwa GHG adalah unsur normal dari beberapa atmosfir planet dan bulan di tata surya kita, tanpa kehadirannya suhu permukaan bumi hanya 0℉ atau -18℃. Namun permasalahan kita adalah kadar GHG di atmosfir kita terlalu besar.

postpicture

Sebab Utama

Sejak revolusi industri, manusia menjadi aktor utama penghasil gas rumah kaca. Penggunaan bahan bakar tenaga fosil, penebangan dan penggundulan hutan, produksi semen, penggunaan dan produksi pupuk, agrikultur, zat-zat pendingin (CFC seperti kulkas), dan transmisi serta konsumsi elektronik adalah faktor-faktor utamanya. GHG dapat dihasilkan secara natural oleh alam, namun tidak se-signifikan kontribusi manusia. Semenjak revolusi industri, terdapat penambahan 40% konsentrasi karbon dioksida di atmosfir, atau 30% sejak 1955.

Tipe-Tipe Gas Rumah Kaca

Protokol Kyoto mencakup enam jenis GHG

Potensi Pemanasan Global (PPG) dan Umur Hidup Jenis-jenis GHG 1

Tipe PPG (per 100 tahun) Umur di Atmosfir (dalam tahun)
CO2 1 100
Methane ( CH4 ) 25 12
Nitrous Oxide (N2O) 298 114
Chlorofluorocarbon-12 (CCl2F2) 10900 100
Hydrofluorocarbon-23 (CHF3) 14800 270
Sulfur Hexafluoride (SF6) 22800 3200
Nitrogen Trifluoride (NF3) 17200 740

Sumber dan Konsentrasi Gas Rumah Kaca 2

Tipe Sumber Pra-Revolusi Industri (ppb) Konsentrasi 2011 (ppb)
CO2 Pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan, produksi semen 278000 390000
CH4 Produksi bahan bakar fosil, Agrikultur, TPS 722 1803
N2O Penggunaan Pupuk, Proses Industri, Pembakaran bahan bakar fosil 271 324
CCl2F2 Zat-zat Refrigeran 0 0.527
CHF3 Zat-zat Refrigeran 0 0.024
SF6 Transmisi Elektronik 0 0.0073
NF3 Manufaktur Semikonduktor 0 0.00086

postpicture

Perlu diketahui bahwa, uap air adalah gas rumah kaca terbesar di atmosfir, namun para ilmuwan meyakini uap air yang diproduksi oleh manusia berkontribusi minim bagi uap air di atmosfir3.

By: Vincent Didiek Wiet Aryanto

Image taken from climatecentral.org